Guna Memutus Penyebaran Covid-19, Pemkab Mamuju Gelar Launching Gebrak Vaksin

132 views

Jalurnisantara.com- Mamuju- Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi saat membawakan sambutan di launching Gebrak Vaksinasi Covid-19. (Dok. Ilu)

Jalurnusantara.com- Mamuju- Pemerintah Kabupaten Mamuju terus berupaya memutus mata rantai penyebaran virus corona di Bumi Manakarra.

Salah satu upaya untuk memutus penyebarannya itu, pagi tadi, Rabu (19/5), melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Pemkab Mamuju melauching sebuah gerakan yang diberi nama Gebrak Vaksin Covid-19 di halaman sekolah SMP Negeri 2 Mamuju.

Bupati Mamuju Sutinah Suhardi yang melaunching gerakan masyarakat Gebrak Vaksin Covid-19 menyampaikan harapan agar masyarakat tidak kendor dalam menjalankan protokol kesehatan, maupun sesegera mungkin melakukan vaksinasi.

Katanya, meski saat ini Kabupaten Mamuju masuk dalam zona hijau, yang mengindikasi penularan corona telah melandai, namun resiko tertular virus ini masih sangat terbuka.

“Lewat kesempatan ini saya mengajak kita semua mariki lakukan vaksinasi, karena yang mau di vaksin hanya orang sehat, dan yang telah di vaksin pasti orang yang keren,” ungkap Sutinah Suhardi.

Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit menular Dinkes Kabupaten Mamuju, Alamsyah Thamrin, mengurai, untuk memulai Gerakan masyarakat tersebut, pihaknya telah membangun komunikasi dengan berbagai pihak, salah satunya Dinas Pendidikan yang kemudian ditindaklanjuti melalui program awal Gebrak yang dilaunching Bupati dengan menyasar para guru dan tenaga pendidikan.

Rencananya gerakan ini akan diteruskan ke seluruh stakeholders kesemua kecamatan dan desa di wilayah Kabupaten Mamuju untuk segera merealisasi target vaksinasi terhadap pelayanan publik dan kelompok lansia, demi meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi masyarakat dari penularan Covid-19 agar mereka tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Salah seorang guru SMP Negeri 2 Mamuju, Minwala (58) mengaku bersyukur telah melakukan vaksinasi, selain terdorong atas kewajibannya selaku abdi negara mengikuti anjuran pemerintah, guru bahasa inggris ini juga mengaku termotivasi atas persiapan rencana proses belajar-mengajar tatap muka yang tidak lama lagi dapat dilakukan

“Jadi gurunya harus sehat dan aman, supaya anak-anak juga dapat mengikuti proses belajar dengan aman nantinya,” pungkas Minwala.

Bagikan
No related post!

Tinggalkan pesan