Rawat Destinasi Wisata, Pemprov Sulbar Terapkan CHSE

233 views

Jalurnusantara.com- Mamuju- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat menerapkan Clean, health, Savety, Enviromental Sustainablity (CHSE) dalam merawat keberlangsungan destinasi pariwisata di bumi malaqbiq

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat, Drs. H. Farid Wajdi,M.Pd mengatakan  bahwa Pandemi Covid 19, telah memberikan dampak negatif yang sangat besar bagi sektor wisata. Oleh karena itu pemerintah provinsi Sulawesi Barat hadir untuk mengawal dan menjamin agar perekonomian di sektor wisata kembali menggeliat.

“Ya…. Sekarang itu pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, telah menerbitkan panduan CHSE. Nah, kita di pemerintah daerah kini berupaya untuk mensosialisasikan dan menggalakkan pelaksanaan keprotokoleran tersebut.  Pastinya ini semua kita lakukan untuk  kembali membangkitkan  gairah kepariwisataan di Sulawesi Barat”, ujarnya

Farid menambahkan bahwa jika sektor kepariwisataan kembali bangkit maka perekonomian pun akan semakin bertumbuh dan meningkat sehingga target Sulawesi Barat maju dan malaqbiq dapat semakin  terwujudkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Imelda Adhi Yanty, mengungkapkan bahwa CHSE merupakan  panduan yang ditujukan kepada pengusaha dan/atau pengelola, karyawan, dan pemandu wisata  lokal dalam memenuhi kebutuhan pengunjung akan produk dan pelayanan pariwisata yang bersih, sehat, aman, dan ramah lingkungan pada masa pandemic Covid-19

“Jadi begini, pandemi ini membuat kita harus bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru. Kebiasan baru yang mana?  Yah, termasuk ketika kita berada di ruang public atau fasilitas umum maka kita perlu memperhatikan protokol kesehatan  sebagai upaya untuk mencegah dan mengendaikan penularan Covid 19. Nah, semangat CHSE ini ada disitu. Bahwa dengan panduan ini maka segala kebutuhan pengunjung/wisatawan baik dalam produk ataupun pelayanan pariwisata dapat terselenggarakan secara bersih, sehat, aman, dan ramah lingkungan,” tegasnya

Sebagai ASN yang pernah terlibat dalam Tim Media Center pencegahan Covid 19 dan Inovasi penerapan kebiasaan baru di tahun 2020, Imelda menambahkan CHSE atau Bersih (Clean), sehat (Health), aman (savety) dan ramah lingkungan (Environtmental Sustainability), nantinya akan diterapkan di sejumlah obyek wisata, hotel dan rumah makan  dengan ketersediaan instrument pendukungnnya.“

Kita sementara bergerak untuk mensosialisasikan seperti apa panduan CHSE tersebut. Tahun ini, kita fokus di 2 kabupaten yakni Majene dan Mamasa”, pungkasnya. (Cst)

Bagikan
No related post!

Tinggalkan pesan