Kembangkan Wisata Religi, Dinas Pariwisata Sulbar Gelar FGD

236 views

Jalurnusantara.com- Mamuju- Dalam rangka upaya pengembangan Wisata Minat khusus di Provinsi Sulawesi Barat, Dinas Pariwisata gelar Focus Group Discussion (FGD) yang akan dilaksanakan di Hotel Suci Wonomulyo pada hari Selasa, 22- 23 Februari 2022.

Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Drs. H. Farid Wajdi, M.Pd mengatakan, Focus group discussion tentang wisata religi Imam Lapeo, merupakan upaya Dinas Pariwisata Sulawesi Barat untuk mengesplorasi salah satu sumber daya resources pariwisata kita.

“jejak Imam lapeo kami ambil sebagai satu tema, sebab punya khas dan keunikan tersendiri, ini bisa dilihat dari, hasil legacy yang ditinggalkan beliau baik berupa fisik maupun perjuangan menyebarkan Agama Islam di tanah Mandar, tutur Farid Wajdi.

Farid menyebutkan, diantara legacy peninggal beliau yakni, pertama bangunan masjid mulai dari polman , Majene, Tappalang sampai ke mamuju, yang kedua meninggalkann tradisi Islam yang kuat di mandar, yang ketiga ajaran ajaran beliau yang diamalkan oleh kebanyakan dipraktekkan oleh sebahagian besar masyarakat Sulbar, keempat beliau (Imam Lapeo) ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan RI, ini terlihat dalam organisasi KRIS MUDA Pimpinan H.Andi Depu beliau adalah penasehat organisasi perlawananan itu.

Terkait dengan FGD Ia menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut untuk menghasilkan narasi yang lengkap sebagai bahan atau refererensi untuk membuat travel Pattern yang nantinya akan memudahkan wisatawan khususnya yang terkait dengan wisata religi mengakses informasi obyek wisata, dan beberapa faktor pendukung lainnya.

“dengan adanya ravel pattern ini, maka peziarah atau wisatawan , dapat termotivasi untuk melakukan perjalanan sebab mendapatkan kepastian informasi berbagai hal tentang destinasi ini,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata Sulbar, Imelda Adhiyanty, mengatakan bahwa kegiatan tersebut baru pertama kali dilaksanakan Pemprov Sulbar yang bertujuan untuk menjejaki pengembangan wisata religi di Sulbar, salah satunya adalah perjalanan Spritual Imam Lapeo sebagai menyebar ajaran Islam di Jazirah Mandar.

“kegiatan FGD ini kami lakukan untuk menggali informasi dari berbagai pihak terkait perjalanan spritual Annangguru Imam Lapeo” tutur Imelda. Menk

Bagikan
No related post!

Tinggalkan pesan